Bisnis

Menyimak Tips & Trik Bisnis Lemari Etalase yang Menggiurkan

Sekarang, zamannya semua lemari menggunakan bahan kaca atau disebut sebagai lemari etalase. Mulai dari lemari pakaian, rak piring, lemari rias, lemari makan hingga lemari etalase yang digunakan di sejumlah toko seperti toko aksesoris, toko makanan, toko emas, konter, toko sembako, dan masih banyak toko lainnya yang menggunakan lemari etalase.

Mengapa para konsumen lebih memilih membeli lemari etalase dibanding lemari berbahan lain?

Alasannya cukup simpel, yakni menginginkan lemari lebih awet dan tahan lamam serta bebas dari jamur. Selain itu, lemari etalase sangat cocok digunakan di toko-toko yang menjual barang hingga makanan yang tembus pandang dan dijamin tidak berbau.

Biasanya lemari etalase memiliki kerangka dari aluminium maupun besi yang dicat menggunakan cat mobil yang anti karat. Sehingga lemari pun tampak simpel dan elegan. Ditambah kaca yang bersifat transparan bisa memperluas suatu ruangan, karena sifat kaca yang dapat memantulkan bayangan.

Dalam pendistribusiannya, lemari etalase membutuhkan pengiriman yang ekstra hati-hati sebab kaca bersifat mudah pecah.

Di samping itu, cara menggotongnya pun harus memiliki trik khusus agar posisinya tidak menabrak dinding yang dilewatinya, serta diperlukan kain pelapis di bagian bawah lemari etalase untuk mempermudah menggeser lemari tersebut.

Pengalaman saya membeli lemari etalase bersab untuk pakaian dari produsennya langsung seharga 3 juta rupiah dengan ukuran 2,5 m x 1 m serta seharga 1 juta rupiah dengan ukuran 2 m x 0,5 m. Bahan yang dipakai pun cukup berkualitas yakni kaca agar-agar dengan tebal 0,5 mm dan kerangka besi yang dicat dengan cat mobil serta aluminium yang berkualitas. Cukup murah bukan?

Mungkin, jika Anda membeli di pasaran, harga yang ditawarkan bisa lebih dari setengah harga awal dari produsen/pengrajin. Misalnya, harga awal 1 juta rupiah di produsen bisa menjadi 1,5 juta rupiah di pasaran (toko lemari). Hal ini lah yang menjadikan toko lemari etalase untung besar dibanding produsennya.

Bagi konsumen sendiri, pasti Anda lebih memilih untuk membeli di tempat pembuatnya langsung. Sehingga sangat dibutuhkan kecermatan untuk membeli lemari etalase yang tahan lama dan berkualitas.

Nah, Anda ingin menjadi sebagai apa sekarang? Sebagai konsumen, pengusaha lemari etalase atau pengusaha toko lemari etalase? Semuanya bergantung kebutuhan Anda masing-masing.

Pertama, jika Anda ingin menjadi seorang konsumen lemari etalase, tanyakan dulu kepada pedagang toko lemari etalase tentang spesifikasi lemari yang akan dibeli mulai dari ketebalan kaca hingga bahan kerangka besi atau aluminium yang digunakan. Atau jika ada pengusaha lemari etalase terdekat di rumah Anda, tanyakan hal yang sama, jika pelayanan mereka memuaskan, jadilah pelanggan setia mereka untuk memperoleh harga yang cukup miring dibanding harga pasaran.

Kedua, jika Anda ingin menjadi penjual atau pengusaha toko lemari etalase, tapi Anda tidak bisa membuatnya, kenalilah pengusaha pembuat lemari etalase terdekat agar bisa menjalin kerja sama di bidang bisnis lemari etalase. Kemudian belilah lemari dalam jumlah yang banyak agar mendapatkan potongan harga (diskon), sehingga Anda bisa menjualnya di toko dengan harga yang lebih tinggi dibanding harga aslinya. Jangan pernah Anda kecewakan sang pengusaha lemari elatase jika sudah menjalin kerja sama bisnis dengannya.

Ketiga, bila Anda ingin menjadi seorang pengusaha pembuat lemari etalase, hal-hal yang harus Anda kuasai sejak pertama membangun usaha tersebut di antaranya:

  1. Kuasai skil atau kemampuan dalam pembuatan lemari etalase, mulai dari desain lemari, bahan yang akan digunakan, ukuran lemari hingga perhitungan harga yang sesuai dengan lemari etalase yang akan dijual.
  2. Dibutuhkan modal yang cukup besar karena keuntungan yang Anda peroleh nantinya pun akan cukup besar pula.
  3. Sewa tukang pembuat lemari etalase, jika Anda tak bisa membuatnya sendiri. Pilihlah tukang yang sudah kompeten di bidang pembuatan lemari etalase atau sebelumnya pernah bekerja di industri pembuatan lemari etalase. Anda juga bisa membayar tukang tersebut dengan sistem borongan atau harian sesuai dengan kesepakatan.
  4. Pilih bahan yang berkualitas agar tidak mengecewakan konsumen.
  5. Posisikan tempat usaha Anda di pinggir jalan agar bisa mempromosikan usaha tersbeut dengan mudah dan gampang dilirik oleh konsumen. Selain itu, jalanan juga ramai dilalui banyak orang sehingga akan lebih cepat terkenal.
  6. Jika usaha Anda sudah terkenal di kalangan orang terdekat (saudara / tetangga / orang yang lewat di jalan), coba tawarkan lagi usaha Anda kepada para pelanggan untuk mengajak pelanggan lain supaya membeli lemari etalase milik Anda. Pelanggan yang sering membeli lemari etalase biasanya adalah pelanggan yang memiliki toko untuk bisnis usahanya seperti toko elektronik hingga toko makanan.
  7. Di zaman melek teknologi ini, Anda juga bisa mempromosikan bisnis lemari etalasi melalui sejumlah media sosial (online). Medsos tersebut tentu akan menjadi ladang promosi yang sangat menjanjikan karena mudah dan tidak memakan energi untuk mempromosikannya.

Selamat mencoba, guys!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *