Pendidikan

Mengenal EYD Terbaru dari Kemendikbud

Ejaan yang Disempurnakan (EYD) merupakan alat yang sangat penting untuk merangkaikan kata per kata menjadi kalimat dalam seni menulis. Seringkali, bangsa Indonesia lupa bahkan tak tahu dengan cara penulisan kata berbahasa Indonesia yang baik dan benar, di mana dalam sisi pelafalan berbeda dengan penulisan aslinya.

Lalu, seperti apa penulisan kata-kata tersebut sehingga sesuai dengan aturan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia?

Berikut beberapa ejaan yang diperbarui oleh Kemendikbud Republik Indonesia sejak 9 Maret 2018, di antaranya:

  1. Lembab menjadi Lembap
  2. Karir menjadi Karier
  3. Nampak menjadi Tampak
  4. Himpit menjadi Impit
  5. Kesana menjadi Ke sana
  6. Hutang menjadi Utang
  7. Centimeter menjadi Sentimeter
  8. Dari pada menjadi Daripada
  9. Jaman menjadi Zaman
  10. Bis menjadi Bus
  11. Samudera menjadi Samudra
  12. Merubah menjadi Mengubah
  13. Seksama menjadi Saksama
  14. Terlanjur menjadi Telanjur
  15. Frustasi menjadi Frustrasi
  16. Goa menjadi Gua
  17. Terimakasih menjadi Terima kasih
  18. Dimana menjadi Di mana
  19. Personil menjadi Personel
  20. Nafas menjadi Napas
  21. Detil menjadi Detail
  22. Mempedulikan menjadi Memedulikan
  23. Selular menjadi Seluler
  24. Kalendar menjadi Kalender
  25. Aritmatika menjadi Aritmetika
  26. Coklat menjadi Cokelat
  27. Kemana menjadi Ke mana
  28. Nomer menjadi Nomor
  29. Fikir menjadi Pikir
  30. Praktek menjadi Praktik
  31. Kwalitas menjadi Kualitas
  32. Darimana menjadi Dari mana
  33. Ijin menjadi Izin
  34. Komplit menjadi Komplet
  35. Mempesona menjadi Memesona
  36. Milyar menjadi Miliar
  37. Sumringah menjadi Semringah
  38. Lobang menjadi Lubang
  39. Isteri menjadi Istri
  40. Gubug menjadi Gubuk
  41. Memerhatikan menjadi Memperhatikan
  42. Sistim menjadi Sistem
  43. Resiko menjadi Risiko
  44. Hapal menjadi Hafal
  45. Akte menjadi Akta
  46. Cabe menjadi Cabai
  47. Handal menjadi Andal
  48. Apotik menjadi Apotek
  49. Atlit menjadi Atlet
  50. Ramadhan menjadi Ramadan
  51. Antri menjadi Antre
  52. Aktifitas menjadi Aktivitas
  53. Semedi menjadi Semadi
  54. Malpraktik menjadi Malapraktik
  55. Dari pada menjadi Daripada
  56. Jendral menjadi Jenderal
  57. Mau pun menjadi Maupun
  58. Meski pun menjadi Meskipun
  59. Idul Fitri menjadi Idulfitri
  60. Halal Bihalal menjadi Halalbihalal
  61. Silaturahim menjadi Silaturahmi
  62. Almunium menjadi Aluminium
  63. Prosen menjadi Persen
  64. Diagnosa menjadi Diagnosis
  65. Komersil menjadi Komersial
  66. Taqwa menjadi Takwa
  67. Himbau menjadi Imbau
  68. Sertipikat menjadi Sertifikat
  69. Propinsi menjadi Provinsi
  70. Amandemen menjadi Amendemen
  71. Jum’at menjadi Jumat
  72. Seprei menjadi Seprai
  73. Panu menjadi Panau
  74. Notulen menjadi Notula
  75. Capek menjadi Capai
  76. Bowling menjadi Boling
  77. Cidera menjadi Cedera
  78. Ekstrim menjadi Ekstrem
  79. Orisinil menjadi Orisinal
  80. Tropi menjadi Trofi
  81. Gladi menjadi Geladi
  82. Konsleting menjadi Korsleting

Dari kedelapan puluh ejaan tersebut, setiap saat Kemendikbud memperbaiki ejaan-ejaan lain yang terbaru. Untuk lebih mudahnya, Anda bisa mengecek akun Instagram @badanbahasakemendikbud.

Diingat-ingat ya, Guys!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *