Properti

Tips dan Trik Menata Ruang Kerja untuk Bisnis Baru

Ruang kerja bisa menjadi salah satu kendala dalam memulai bisnis baru. Karena ruang kerja merupakan tempat utama untuk melakukan aktivitas bekerja atau berbisnis agar berjalan lancar dan semakin berkembang. Untuk itu ruang kerja harus tertata rapi dan teratur guna memunculkan semangat dalam berbisnis.

Penataan ruang kerja sebenarnya bergantung dari selera masing-masing orang yang akan menempati ruangan tersebut. Namun bisa juga bergantung pada karakter dari perusahaan yang akan dibangun. Untuk memiliki ruangan yang nyaman, diperlukan pemikiran kreatif dan cerdas agar tidak mengeluarkan budget yang berlebih,

Foto oleh spacesworks.com

Terlepas dari apakah Anda akan menggunakan kontraktor interior profesional atau tidak dalam mendesain ruangan. Anda wajib mengetahui tips dan trik menata ruang kerja untuk bisnis baru Anda dengan tepat.

  1. Desain ruang kerja sesuai jati diri

Di era milenial ini, desain ruang kerja lebih menonjolkan sifat atau karakter diri Anda. Gaya ruang yang kaku dan kuno sudah mulai ditinggalkan dan beralih pada gaya korporat. Pemilik ruangan dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan ide ruang kerjanya. Begitu pula jika Anda menggunakan jasa interior untuk mendesain ruang Anda. Misalnya, menggunakan tampilan warna yang lebih hidup, bukan warna yang konvensional. Anda bisa menyusun ruang kantor dengan konsep kasual, terbuka dan lenggang (luas).

  1. Desain ruang kerja dengan optimal

Desain ruang kerja yang optimal maksudnya adalah desain ruangan yang bisa berfungsi dalam waktu yang lama. Desain ini harus sesuai dengan kondisi kantor yang belum padat, hingga kondisi kantor yang padat suatu saat nanti. Misalnya Anda perlu menciptakan ruang kerja yang profesional yakni dengan menyusun meja kantor secara efisien, memisahkan ruang kantor khusus, ruang meeting, mesin photo copy, dan tempat untuk meletakkan alat-alat kantor di ruangan yang berbeda.

  1. Memaksimalkan fungsi storage

Storage berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dalam bentuk file yang telah diolah oleh komputer. File tersebut disimpan dalam waktu jangka pendek hingga jangka panjang. Hal ini yang menjadi PR buat Anda untuk memaksimalkan penggunaan storage sehingga kantor Anda menjadi paperless atau minim penggunaan kertas. Cara ini baik sekali guna meningkatkan etos kerja dalam merapikan dokumen perusahaan tiap harinya.

  1. Pisahkan ruang arsip dengan sekat

Prediksikan terlebih dahulu pertumbuhan dokumen di ruang kantor yang baru. Jika pesat, pisahkan ruang arsip dengan sekat (pembatas). Sebab, saat ini penggunaan lemari arsip dinilai sudah tidak efisien. Prinsipnya adalah fokus pada tata cara dokumentasi dan sistem pengarsipan sejak dini. Dengan begitu, ruang kerja baru akan tetap aman, rapi, dan bebas dari tumpukan kertas tak berguna.

  1. Pilihlah dekorasi yang menciptakan produktivitas dan kenyamanan

Pemilihan dekorasi yang tepat wajib Anda ketahui agar tercipta produktivitas kerja yang tinggi dan untuk kenyamanan berada di kantor. Sesuaikan pula dekorasi yang akan Anda pasang dengan tema bisnis atau tema perusahaan. Beberapa dekorasi yang bisa memicu produktivitas dan kenyamanan di ruang kerja Anda, misalnya:

  • memasang poster dinding yang berisi kata-kata motivasi,
  • penerangan kantor yang baik agar tidak merusak kesehatan mata dan mencegah karyawan mengeluh kelelahan, sakit kepala, hingga depresi,
  • mengatur suhu ruang kantor mendekati suhu kamar normal,
  • memasang aromaterapi dengan bau khas yang sesuai dengan selera Anda untuk bisa fokus bekerja,
  • menggunakan karpet yang lembut,
  • dekorasi dinding atraktif,
  • memasang tirai yang lembut,
  • meletakkan tanaman di dalam ruang kerja untuk mencegah rasa penat,
  • gunakan furnitur yang lebih fleksibel misalnya lemari geser yang bsa dipindah-pindahkan sesuai dengan keperluan Anda,
  • gunakan bantal kursi untuk mendukung kinerja Anda agar lebih nyaman, mudah bersender, dan tidak pegal-pegal,
  • pasang papan di sisi meja kerja sebagai tempat untuk menempelkan kertas-kertas kecil atau kalender sebagai pengingat Anda,
  • menambahkan foto keluarga untuk pengingat agar bisa bekerja dengan baik demi keluarga, sebab keluarga lah yang selalu menanti kesuksesan Anda,
  • memasang wallpaper yang senada dan matching dengan warna dinding ruangan, dan
  • menambahkan kaca atau cermin untuk memperluas ruang kerja.
  1. Berani bermain warna dinding

Warna dinding yang beragam memunculkan karakter dan ciri bisnis baru Anda. Warna dinding akan membuat tampilan ruangan menjadi lebih menarik. Contoh, warna putih, cream, dan abu-abu menjadi ciri khas usaha konservatif (perbankan dan jasa konsultasi legal). Anda pun bisa memilih warna yang lebih ekspresif ladi untuk menonjolkan bisnis yang sedang Anda bangun tersebut.

  1. Posisi dan tata letak ruang kerja

Posisi dan tata letak ruang kerja yang baik adalah yang dapat menyeimbangkan dan mendukung seluruh pekerjaan Anda di ruang kantor. Meliputi peletakan lemari arsip yang tidak terlalu tinggi, standar meja dan kursi yang ideal, ruang tamu yang ideal, ruang pantry tidak terlalu jauh dari ruang kerja, dan ruang meeting yang memberikan kesan privasi.

Foto oleh arsitagx-master.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com
  1. Investasi dengan furnitur ergonomis

Penting dalam berinvestasi dengan furnitur yang ergonomis, karena akan sangat menguntungkan perusahaan. Apalagi jika perusahaan dapat berkembang dan bertahan hingga jangka waktu yang lama.

  1. Mengatur penempatan komputer

Pengaturan dalam penempatan komputer di ruang kerja di antaranya layar komputer harus ditempatkan sejajar dengan posisi mata, diatur agar sedikit miring ke belakang dengan sudut kemiringan sekitar 10 – 15 derajat. Pengaturan ini lakukan untuk mencegahan kelelahan pada penglihatan. Sehingga Anda bisa bekerja lebih rileks tanpa posisi kepala yang menunduk.

  1. Upgrade keyboard komputer

Keyboard komputer merupakan piranti di perusahaan yang selalu disentuh oleh karyawan. Oleh karenanya gunakan keyboard menggunakan warna yang menarik. Upgrade setiap jangka waktu tertentu agar karyawan maupun Anda tidak mudah bosan bekerja di dalam ruangan.

  1. Rapikan ruang kerja usai digunakan

Usai melakukan suatu pekerjaan tertentu, jangan lupa untuk merapikan kembali seluruh benda yang ada di ruang kerja untuk di kembalikan ke tempatnya. Hal pertama yang harus Anda rapikan adalah meja kerja, karena meja kerja yang sering dipakai di ruangan. Apabila ruang kerja telah rapi, untuk memulai pekerjaan selanjutnya di esok hari akan terasa semangat dengan pikiran yang segar.

Foto oleh awfis.com

Perlu diakui, dalam menata ruang kerja untuk bisnis baru sangatlah tidak mudah. Penataan ruang kerja dan perabot pilihan untuk kantor baru Anda merupakan usaha keras dalam berinvestasi. Jika Anda tidak memiliki waktu luang untuk menata ruang kerja Anda dan masih bingung dengan penataan ruang kerja, konsultasikan dan gunakan jasa kontraktor yang khusus mendesain interior ruangan. Cara ini akan sangat tepat sehingga ruang kerja bisa terisi perabot yang cantik, unik, elegan, menarik, ergonomis, dan multifungsi. Sehingga bisnis yang Anda jalankan akan berkembang dan maju pesat hingga membuahkan kesuksesan bagi hidup Anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *