Cara Belajar Akuntansi Dasar Lebih Mudah & Tuntas tanpa Kuliah
Pendidikan

Cara Belajar Akuntansi Dasar Lebih Mudah & Tuntas tanpa Kuliah

Belajar akuntansi dasar memang gampang-gampang susah. Mungkin Anda sering mendengar kalau akuntansi itu terkesan kaku dan membosankan. Namun itu semua tergantung dari bagaimana cara penyampaiannya. Jika ilmu akuntansi disampaikan dengan bahasa sehari-hari, dengan menggunakan istilah yang pengajarannya mudah dipahami, dan tidak berbelit-belit, maka seseorang akan lebih mudah memahaminya. Bahkan untuk orang yang awam akuntansi sekalipun.

Sebenarnya, belajar akuntansi dasar tidak serta merta harus dilakukan oleh orang-orang yang mengambil jurusan akuntansi saja. Namun pebisnis juga harus menyadari bahwa ilmu akuntansi ini sangatlah penting sebagai pondasi untuk perkembangan bisnisnya.

Apalagi untuk Anda yang tidak sempat mengambil kuliah akuntansi, tapi sangat memerlukan ilmu tersebut untuk karir Anda, maka Anda perlu mengetahui cara belajar akuntansi dasar dengan mudah. Tak hanya mudah saja, Anda juga harus menemukan website yang menyediakan pembelajaran online tentang akuntansi yang menarik dan sangat mudah untuk dipahami.

Cara Praktis Belajar Akuntansi Dasar Lebih Mudah & Tuntas tanpa Kuliah

Berikut cara praktis dalam belajar akuntansi dasar yang bisa Anda praktikkan, tentunya memakai cara yang lebih mudah dan tuntas, tanpa harus kuliah. Anda cukup belajar melalui online saja, dengan langkah-langkah belajar sebagai berikut:

1. Memahami Teori Akuntansi Dasar

Teori akuntansi dasar menjadi langkah awal yang harus Anda kuasai. Banyak istilah-istilah yang perlu Anda pahami pada tahapan ini. Salah satu hal yang sering muncul dalam pembahasan di teori dasar akuntansi adalah tentang siklus keuangan bisnis.

Siklus keuangan bisnis ini menunjukkan bahwa sumber pendanaan hanya dari 2 kemungkinan berupa pinjaman (hutang) dan modal. Penjumlahan antara hutang dan modal inilah yang menghasilkan aset.

Dari aset inilah yang kemudian diubah menjadi produk yang bisa menghasilkan pendapatan, lalu dikurangi biaya untuk menghasilkan produk yang kemudian dijual ke pelanggan, maka akan menghasilkan profit (keuntungan).

Akumulasi dari profit yang disimpan akan memperbesar jumlah modal, yang kemudian secara otomatis akan memperbesar aset yang dimiliki oleh perusahaan.

Kalau kita rumuskan menjadi:

Aset = Hutang + Modal

Profit = Pendapatan – Biaya

Siklus ini akan terus berputar selamanya, kecuali jika ada perubahan penambahan modal baru dari investor, atau terjadi pengurangan modal yang bisa menyebabkan perusahaan berhenti.

2. Memahami Persamaan Akuntansi

Persamaan akuntansi memang cukup banyak, namun Anda tidak perlu menghafalkan semuanya. Cukup pahami saja persamaan-persamaan yang sering digunakan dalam proses siklus akuntansi.

Mulai dari pencatatan yang terdiri dari transaksi, bukti transaksi, dan penjurnalan. Kemudian proses penggolongan yakni buku besar. Lalu proses pengikhtisaran yang meliputi neraca saldo. Dan yang terakhir adalah proses pelaporan yang meliputi penyusunan laporan keuangan usaha.

3. Memahami Kode Akun Transaksi

Cara belajar akuntansi dasar yang ketiga adalah memahami kode akun transaksi atau disebut dengan Charts of Accounts (COA). Kode akun ini merupakan penomoran yang digunakan untuk menggolongkan pos atau rekening pada setiap proses transaksi.

Setiap kode yang digunakan memiliki makna tersendiri. Dengan begitu, Anda bisa mengkategorikan transaksi tersebut masuk dalam jenis transaksi apa, hanya dengan melihat kode akunnya saja.

4. Memahami Jenis-jenis Laporan Keuangan

Ada 5 jenis laporan keuangan yang dapat memberikan informasi lebih terkait kondisi perusahaan.

Pertama, laporan neraca yakni laporan keuangan yang menjelaskan informasi mengenai kondisi keuangan suatu entitas bisnis pada tanggal tertentu. Berupa jumlah aktiva (harta dan aset), kewajiban (utang), dan ekuitas perusahaan. Laporan neraca ini digunakan untuk menganalisis perubahan kondisi keuangan secara berkala, menganalisis likuiditas, dan kemampuan bisnis dalam melunasi utang jangka pendek sebelum jatuh tempo.

Kedua, laporan laba rugi yakni laporan keuangan yang menjelaskan tentang kinerja keuangan suatu entitas bisnis dalam satu periode akuntansi. Laporan ini memuat informasi mengenai unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan, sehingga kemudian bisa diketahui besaran laba dan rugi bersih. Laporan laba rugi berguna untuk mengetahui jumlah pajak yang akan dibayarkan, sebagai bahan evaluasi bisnis berdasarkan perolehan laba rugi dari waktu ke waktu, dan menganalisis efisiensi dan efektivitas bisnis berdasarkan pendekatan nilai biaya usaha.

Ketiga, laporan arus kas yakni laporan keuangan yang menjelaskan aliran kas masuk dan keluar pada suatu periode akuntansi. Laporan ini berguna sebagai alat pertanggungjawaban cash flow selama periode pelaporan.

Keempat, laporan hutang piutang menjelaskan informasi mutasi hutang maupun piutang perusahaan. Baik yang terjadi karena transaksi penjualan kredit, retur penjualan, penghapusan piutang, penerimaan kas dari piutang, dan sistem akuntansi utang lainnya.

Kelima, laporan perubahan modal merupakan jenis laporan keuangan yang digunakan untuk mencatat data keuangan yang menyangkut perubahan modal suatu bisnis yang dipengaruhi oleh aktivitas atau kinerja bisnisnya.

5. Memahami Analisis Keuangan Bisnis

Analisis keuangan bisnis perlu Anda pelajari untuk mengevaluasi kinerja sebuah perusahaan. Apakah perusahaan tersebut berjalan dengan sehat, atau memiliki masalah. Ada 4 analisis keuangan bisnis yang utama, yakni analisis tingkat keuntungan bisnis (profitabilitas), analisis kesehatan kas (likuiditas), analisis manfaat hutang (solvabilitas), dan analisis efektifitas dan efisiensi operasional dan kas perusahaan (aktivitas).

Keempat analisis keuangan bisnis ini sangat penting untuk Anda lakukan jika sudah punya data-data laporan keuangan, untuk kemudian dibaca dan dimaknai untuk kepentingan dasar pengambilan keputusan terbaik untuk perbaikan sebuah perusahaan.

6. Mempraktikkannya untuk Manajemen Laporan Keuangan

Nah, jika Anda sudah tuntas dalam belajar akuntansi dasar, kini saatnya Anda mempraktikkannya. Mulai dari input data-data awal seperti produk, bahan baku untuk bisnis manufaktur, persediaan barang, supplier, pelanggan, hingga karyawan.

Kemudian mencocokkan kode akun transaksi untuk setiap proses transaksi yang berlaku. Setelah itu Anda bisa menginput transaksi apa saja yang sudah terjadi di dalam sebuah bisnis. Lalu menyusun laporan keuangan lengkap, hingga kemudian menganalisisnya sesuai dengan standar ilmu akuntansi.

Bagaimana, mudah bukan? Jika Anda ingin mendapatkan pembelajaran akuntansi dan finance (keuangan) berbasis online secara gratis, Anda bisa langsung kunjungi website facultive.com. Website ini menyediakan pembelajaran akuntansi dan keuangan secara lengkap, mudah dipahami, disajikan dalam bentuk yang menarik, dan tentunya bisa untuk siapa saja. Tertarik untuk join? Kunjungi website-nya sekarang juga ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *