Cari Obat Lebih Cepat & Mudah dengan Layanan Apotek Online 24 Jam
Kesehatan

Cari Obat Lebih Cepat & Mudah dengan Layanan Apotek Online 24 Jam

Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah, tentu masalah kesehatan juga akan bertambah dari waktu ke waktu. Penduduk dunia yang semakin banyak menyebabkan kebutuhan akan solusi kesehatan juga akan semakin krusial. Mulai dari rumah sakit, klinik kesehatan, hingga apotek online maupun offline.

Dulu pada waktu pulau Jawa hanya berisi puluhan juta orang, kebutuhan akan solusi kesehatan tidak sebanyak sekarang. Semakin banyak penduduk maka otomatis jumlah penderita penyakit akan bertambah. Semakin banyak penderita penyakit otomatis kebutuhan untuk ketersediaan obat-obatan juga akan bertambah.

Begitu pula aktivitas masyarakat, semakin lama maka semakin padat dan tidak mengenal waktu. Dulu jaman tahun 90-an, seorang pekerja hanya bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, sekarang tidak menutup kemungkinan bekerja lembur sampai larut malam.

Hal ini juga otomatis akan meningkatkan stres dan tentu menambah masalah kesehatan. Kegiatan manusia yang memakan waktu seharian juga menjadi masalah. Masalah kesehatan membutuhkan solusi, seperti ke dokter atau membeli obat. Dengan waktu yang sudah semakin habis maka waktu untuk kegiatan seperti ke dokter atau membeli obat menjadi terbatas pula.

Masalah-masalah yang disebutkan di atas membuat beberapa pelaku industri farmasi membuat terobosan baru. Salah satu contohnya adalah terobosan praktek dokter 24 jam, klinik 24 jam atau apotek 24 jam.

Lebih lanjut, muncul juga terobosan memanfaatkan perkembangan teknologi seperti layanan konsultasi dokter secara online atau layanan apotek secara online. Terobosan-terobosan ini dimungkinkan karena semakin banyak fasilitas kesehatan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pada tulisan ini, kita akan mencoba membahas terobosan untuk layanan apotek atau layanan kefarmasian untuk penyediaan obat-obatan. Secara garis besar terdapat dua jenis layanan baru yang muncul akibat semakin banyaknya kebutuhan sarana farmasi. Pertama apotek yang buka 24 jam dan kedua adalah apotek yang dijalankan secara online.

Apotek Buka 24 Jam

Zaman dulu tidak banyak atau bahkan tidak ada apotek yang perlu buka sampai 24 jam. Biasanya apotek hanya dibuka sampai jam 7 malam atau paling lama jam 9 malam. Kebutuhan akan obat-obatan tidak sebanyak sekarang. Waktu manusia untuk bekerja juga masih tergolong pendek sehingga seorang pekerja dapat dengan mudah mengunjungi apotek untuk membeli obat setelah pulang bekerja.

Sekarang ini banyak sekali apotek yang dibuka 24 jam. Biasanya operasional apotek seperti ini cukup rumit. Misalnya para apoteker dan asisten apoteker yang bekerja harus bekerja dalam sistem bergantian siang dan malam. Biaya operasional apotek yang bukan 24 jam juga tergolong tinggi, seperti tambahan gaji untuk para pekerja, biaya listrik, biaya keamanan dan lain sebagainya.

Apotek besar yang memulai sistem apotek seperti ini adalah apotek K24. Apotek K24 mempunyai cabang pada banyak kota dan mereka menerapkan sistem buka 24 jam. 

Apotek Online

Apotek online sebenarnya tidak jauh berbeda dengan apotek yang buka 24 jam. Sebab apotek online secara operasional juga bisa dikatakan buka 24 jam. Perbedaannya adalah apotek online membuka layanan 24 jam melalui jalur pembelian online. Toko fisik apotek jenis ini bisa saja sudah tutup tapi pembelian masih bisa dilakukan melalui website atau aplikasi. Apotek online ada juga yang mempunyai toko fisik yang buka 24 jam.

Salah satu contoh apotek online adalah apotek24jam.id. Apotek online tersebut mempunyai dua toko fisik yang berada di Depok Jawa Barat dan Cirebon Jawa Barat. Kedua toko fisik apotek tersebut tidak buka 24 jam, tapi layanan pembelian obat melalui website selalu buka 24 jam. Layanan pembelian bisa diantar melalui jasa kurir yang dipilih oleh pembeli.

Seperti halnya apotek biasa, apotek online juga mempunyai jasa konsultasi dengan apoteker resmi. Pembeli dapat menanyakan perihal manfaat obat, dosis obat, efek samping, cara pemakaian obat, dan lain sebagainya melalui apoteker. Konsultasi melalui website juga dilakukan secara online melalui media chat seperti WhatsApp.

Selain konsultasi, terdapat juga layanan tebus resep secara online. Caranya cukup mudah, cukup foto resep dokter dan kirimkan melalui layanan chat. Apoteker akan memeriksa resep tersebut dan membuat rekomendasi apabila diperlukan. Contoh rekomendasi adalah penukaran obat dengan harga yang lebih murah tanpa mengurangi khasiat obat tersebut. Selanjutnya pembeli dapat melanjutkan pembelian obat secara online.

Natina
a full time digital marketer, a freelance copywriter and content writer. Lifelong learner in developing skills and mindsets to be professional, disciplined, consistent, and full of integrity.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *