Mengenal Varian Baru Covid-19, Apakah Lebih Berbahaya?
Kesehatan

Mengenal Varian Baru Covid-19, Apakah Lebih Berbahaya?

Akhir-akhir ini, dunia sedang digemparkan dengan varian baru Covid-19.Kabar yang beredar, varian baru virus corona ini merupakan hasil mutasi dan memiliki sifat lebih cepat menular dibanding sebelumnya. Karena cepat menular, varian baru Covid-19 ini sudah menyebar ke berbagai negara. Bahkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga khawatir jika varian baru ini akan menambah banyak jumlah kasus Covid-19 di Indonesia.

Dilansir dari Liputan6, varian baru virus corona yang dikenal sebagai SARS-CoV-2 atau B117 yang ditemukan di Inggris terkategori lebih cepat menular dengan persentase mencapai 71 persen lebih cepat. Namun, virus ini cenderung tidak lebih mematikan dibanding sebelumnya.

Virus corona jenis baru ini memang bisa kita sebut ganti baju, namun bisa dipastikan virus ini dapat dideteksi menggunakan alat tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR), seperti tes yang dilakukan sebelum-sebelumnya.

Penularan varian baru Covid-19 ini terbukti sangat tinggi terlihat dari kenaikan kasus di Inggris yang mencapai 90 persen varian baru dalam dua minggu. Selain di Inggris, kasus infeksi Covid-19 jenis baru ini ditemukan di Singapura, Jepang, Hongkong, Lebanon, Italia, Jerman, Afrika Selatan, Perancis, dan negara lain. Kalau ditotal sudah sekitar 19 negara yang terjangkit virus corona varian baru ini.

Gejala Varian Baru Covid-19

Ada beberapa gejala yang muncul akibat infeksi virus corona varian terbaru ini, di antaranya:

  1. Kelelahan
  2. Sakit kepala
  3. Nyeri otot dan pegal-pegal
  4. Ruam pada kulit
  5. Diare
  6. Kebingungan
  7. Kehilangan selera makan
  8. Demam
  9. Batuk
  10. Sesak atau sulit napas
  11. Menggigil dan terkadang gemetar
  12. Sakit tenggorokan
  13. Hidung tersumbat
  14. Kehilangan penciuman
  15. Mual

Hal yang perlu Anda lakukan jika mengalami gejala-gejala tersebut, jangan ambil risiko. Anda dan keluarga harus sesegera mungkin melakukan isolasi mandiri dan idealnya segera melakukan tes swab PCR.

Kelompok Masyarakat yang Rentan Terinfeksi Virus Corona Varian Baru

Wendy Barclay, seorang profesor di New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG) dan spesialis virologi di Imperial College of London mengatakan bahwa jenis terbaru virus ini lebih memungkinkan menginfeksi anak-anak. Apabila sebelumnya Covid-19 pada anak-anak dan orang yang lebih mudah jarang ditemukan, varian baru ini justru berbeda dari yang sebelumnya.

SARS-CoV-2 ini memerlukan reseptor ACE2 untuk bisa menginfeksi sel. Reseptor tersebut lebih banyak berada pada saluran pernapasan bagian atas, dan orang dewasa lebih banyak memiliki reseptor ini dibanding anak-anak. Hal inilah yang membuat B117 lebih rentan menginfeksi anak-anak dibanding usia dewasa.

Komplikasi yang Muncul dari B117

Seseorang yang terkena B117 memungkinkan untuk terserang penyakit lain hingga komplikasi. Seperti gagal napas, masalah jantung, pneumonia, gangguan hati, syok septik, hingga kematian.

Kebanyakan komplikasi Covid-19 ini bisa disebabkan oleh kondisi sindrom pelepasan sitokin atau yang biasa disebut badai sitokin. Hal ini terjadi saat infeksi memicu sistem kekebalan yang membanjiri aliran darah dengan protein inflamasi (sitokin). Kondisi yang demikian lah yang dapat membunuh jaringan dan merusak sistem organ.

Dari kemunculan varian baru Covid-19 ini, membuat kita untuk selalu mengingat protocol kesehatan yang harus kita lakukan setiap saat. Kita semua dianjurkan untuk tetap menjaga jarak, menggunakan masker setiap keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain, menghindari kontak fisik dengan orang lain, menyemprotkan cairan desinfektan setelah menyentuh permukaan barang, cuci tangan dengan bersih menggunakan sabun, hindari kerumunan orang banyak, dan lakukan aktivitas di luar rumah seminimal mungkin untuk mencegah penularan virus corona.

Selain mematuhi protocol kesehatan, Anda juga bisa mencegah penularan virus corona dengan melakukan donasi untuk orang-orang yang membutuhkan pertolongan akibat kasus Covid-19 ini. Mulai dari donasi untuk masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya, masyarakat yang terinfeksi Covid-19 dan butuh dana untuk berobat, sampai kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan Anda untuk bisa bertahan hidup demi keluarganya.

Natina
a full time digital marketer, a freelance copywriter and content writer. Lifelong learner in developing skills and mindsets to be professional, disciplined, consistent, and full of integrity.

One thought on “Mengenal Varian Baru Covid-19, Apakah Lebih Berbahaya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *